ZENTZENT OfficeBuka demo ↗
PANDUAN DEPLOYMENT

Siapkan kantor Anda.

Demo bisa langsung dicoba. Untuk live, administrator perlu menyiapkan database dan akun awal terlebih dahulu. Aplikasi tidak membuat akun produksi dari halaman publik ini.

1. Siapkan Supabase

Buat proyek baru. Jalankan migration 001_zent_office.sql, 002_checkout_journal.sql, 003_scoped_reads.sql, lalu 004_saas_management.sql dari folder supabase/migrations secara berurutan melalui SQL Editor. Jika migration sebelumnya sudah berhasil, cukup jalankan yang belum diterapkan. Skrip membuat tabel, transaksi, pembatasan akses, dan bucket foto privat.

2. Upload ke GitHub dan hubungkan Vercel

Upload isi folder proyek, termasuk folder bertitik .github dan file .env.example. Jangan upload node_modules atau .env.local. Import repository ke Vercel. Konfigurasi build sudah disertakan.

3. Isi environment server

Isi SUPABASE_URL, SUPABASE_SERVICE_ROLE_KEY, SESSION_SECRET, APP_BASE_URL, dan CRON_SECRET. APP_BASE_URL adalah alamat deployment Anda, tanpa garis miring terakhir. Rahasia ini hanya di server.

4. Buat akun pemilik SaaS

Di komputer pengelola, salin .env.example ke .env.local, lalu isi konfigurasi server yang sama.

npm ci
npm run setup:owner

Masukkan email khusus pemilik dan password melalui terminal. Buka dashboard pengelola SaaS, lalu pilih Tambah customer untuk membuat perusahaan, slug, akun admin, biaya dan masa langganan. Admin customer kemudian masuk melalui alamat perusahaan dan mengatur cabang, shift serta pegawai. Tidak perlu memasukkan URL Google Apps Script.

5. Periksa sebelum digunakan

Uji memakai perusahaan percobaan: login admin/pegawai, selfie, GPS, masuk/pulang, laporan, izin/cuti dan slip. Baca panduan LIVE dan MIGRASI dalam folder docs sebelum memindahkan data perusahaan aktif.

Status server belum diperiksa.